Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

(NHW#9) Bunda sebagai Agen Perubahan

Gambar
Assalamualaikum wr. wb Bismillahirrahmanirrahim NHW kali ini ngga akan terlalu berpanjang-panjang, kebetulan Bunda Iggo lagi kurang sanggup berlama-lama liat laptop. Lagi gampang oleng. Ini ngerjain pun sambil miring-miring tiduran. Gegara kalau duduk kelamaan malah gemeteran. Tapi semoga tidak mengurangi mimpi Bunda Iggo yang ingin jadi agen perubahan. Tsaah....  Nulis separagraf, ganti posisinya muter berkali-kali. Hahaha... Lanjut, Di NHW kali ini, saya diajak untuk mulai membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat. Bunda Shaleha. Ya nanti di Tahapan Bunda Shaleha, kita akan memperdalam hal ini, dan mengaplikasikannya. Dan kemudian, yeaaaah berubah jadi agen perubahan. Liat tugasnya kayanya berat ya... ngendor lagi nih kayanya saya, apa iya sanggup? apa iya mampu? hidup aja masih begini-begini, udah berani-beraninya ingin jadi agen perubahan. Nah, itu makanya Tahapan Bunda Shaleha ini di tempatkan di posisi paling akhir. Setelah kita selesai dengan diri sendiri,

(NHW #8) Bunda Produktif

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bismillahirrahmanirrahim Minggu ini temanya adalah tentang Bunda Produktif. Namun, minggu ini justru saya merasa sangat tidak produktif. Huhu. Sedikit melakukan aktifitas saja sudah membuat kepala kliyengan dan napas ngos-ngosan. Ditambah perut yang kadang terasa keram-keram. Beberapa kali minum teh hangat dan tolak angin ternyata tidak mempan. Duh nampaknya masuk anginnya sudah kelewatan. Baru sadar ternyata sudah telat datang bulan. Oooh ternyata, oooh ternyata ini penyebabnya. Semangat sebesar apapun, kalau fisik tidak mendukung tetap saja layu. Akhirnya beberapa hari saya coba memperbaiki pola makan. Buah, sari kurma, madu tak lepas dari menu wajib harian. Di akhir minggu, saya merasa kondisi sudah stabil lagi. Mengatur pikiran dan menjaga daya tahan tubuh, modal saya untuk kembali produktif lagi, belajar lagi. Tapi, emang apa sih produktif itu? Kalau di Institut Ibu Profesional, produktif itu,,, 1. Melakukan segala aktifitas y

(NHW#7) Tahapan Menuju Bunda Produktif

Gambar
Assalamualaikum wr. wb Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillah, pekan ini membahas seputar keproduktifan seorang Bunda. Pertama membaca materinya, saya mengira yang dimaksud produktif adalah seputaran dengan materi, dengan rejeki yang biasa disebut RUPIAH. Namun ternyata maknanya lebih luas, yaitu mengenai kepuasan hidup. Suatu hal yang tak dapat dinilai dalam angka dan rupiah semata. Dimana kita berbinar-binar saat melakukannya dan manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang. Sepakat! Salah satu tag line yang saya amat sukai pada materi kali ini adalah  REJEKI itu PASTI, KEMULIAAN lah yang harus DICARI Bukan rejeki yang harus kita khawatiri, tapi kemuliaan diri, keluarga, dan anak-anaklah yang perlu kita pertahankan. Rejeki hanya akan menempuh jalan yang halal, karena apa yang kita berikan kepada anak-anak dan keluarga kita, halalnya akan dihisab, dan haramnya akan diazab. Naúdzubillahi mindzalik. Dan, sebelum melangkah untuk menjadi Bunda Produktif, lagi-lagi

(Ulasan #1 FBE) Duhai, Nikmatnya Durian...

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim Saya mengetahui Fitrah Based Education pertama kali adalah dari postingan seseakun di salah satu Media Sosial. Intinya disana, kita diminta untuk memahami anak sesuai fitrahnya. Saat itu, saya membacanya sambil lalu. Berminat mempelajari namun belum tertarik. Jadi tidak berusaha untuk mencari tahu lebih dalam lagi. Sampai pada akhirnya, saya terjun pada Matrikulasi Institut Ibu Profesional, yang pada salah satu NHW nya saya diminta untuk merenungkan kembali tujuan hidup saya. Disana saya menuliskan tujuan hidup saya selain untuk beribadah tentunya untuk membesarkan Iggo menjadi manusia yang bermanfaat dan menyadari dirinya sebagai makhluk yang Dia ciptakan. Dari sanalah, Allah yang membawa saya pada Ilmu yang satu ini. Fitrah Based Education. Saya menyampaikan gelitik hati saya pada suami. Mencari lebih banyak referensi tentang ilmu ini. Mendengarkan beberapa ulama mengulas ilmu ini. Dan voila, muncul gairah ketertarikan pula pada diri suami. Yang s

(NHW #6) Menjadi Manajer Keluarga Handal

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim Minggu ini adalah minggu yang cukup berat bagi saya. Suami baru saja terkena Demam Berdarah. Saya harus menjadi Suster 7 harinya, yang harus siap siaga di sampingnya. Terutama malam hari. Cukup lelah. Ditambah Iggo yang saat malam datang, sakit giginya kambuh. Kode juga, agar tidurnya dipijat, dielus, disayang-sayang dulu. Yang tidak bisa dibohongi adalah mata. Rasa kantuk terus menggelantung setelah masa 7 hari itu terlewati. Rasanya ingin memohon, tolong berikan aku 1 hari penuh untuk tidur. Haha.... Ditengah kelelahan itu, Matrikulasi Institut Ibu Profesional hadir dengan materinya yang "ngena" banget. Walaupun selalu tertinggal diskusi kelas, jadi cukup bisa menyimak saat diskusi telah berakhir. Maafkan saya Sensei dan Minna-san. Yess, kembali ke materi. Materi kali ini adalah tentang   Ibu Manajer Keluarga Handal , kami diajak untuk belajar : 1) menyadari motivasi menjadi IBU 2) menjadi manajer keluarga 3) menangani kompleksita

(NHW #5) Desain Pembelajaran ala Bunda Iggo

Bismillahirahmanirrahim Dalam materi pekan ke 5 lebih menitikberatka pada 'apakah sudah mantap dengan jurusan ilmu yang dipilih?', 'apakah sudah  mantap dengan misi yang telah kita tentukan?'. Jika  YA  jawabannya, maka kini lah saatnya kita belajar bagaimana belajar. Sekarang tibalah saatnya kita menerjemahkan misi itu dalam sebuah Desain Pembelajaran.  Kita dibebaskan untuk menentukan cara belajar ala kita. Menjadikan jurusan ilmu yang telah kita pilih akan menyenangkan jika dipelajari. Sehingga kita bukan hanya BISA tapi juga SUKA. Saya pribadi menafsirkan Desain Pembelajaran sebagai penjabaran dari tujuan, cara/metode, ataupun sumber belajar yang ingin saya gunakan demi mendalami jurusan ilmu yang saya pelajari.  Gaya belajar seperti apa yang akan kita gunakan demi menguasai ilmu tersebut, strategi seperti apa yang kita sukai. Metode seperti apa yang tepat untuk kita terapkan sendiri. Baiklah mari mulai membedahnya satu per satu... Desain Pembel