Postingan

(NHW #2) Menjadi Wanita, Istri, dan Ibu Profesional

Gambar
Bismillahhirahmanirrahim... Teteeeep, saya mah kalo ngerjain PR teh harus diulang-ulang terus baca tugasnya, sampe paham banget baru ada inspirasi dan bisa ngerjain. Hehehe. Makanya coba review materinya dulu sebelum mulai ngerjain. Oke, minggu kedua ini, di Matrikulasi Institut Ibu Profesional Batch #5 Wilayah Depok #4, bersama Sensei Anggita Aninditya Prameswari, kita belajar tentang BAGAIMANA MENJADI IBU PROFESIONAL KEBANGGAAN KELUARGA Sebelumnya kita harus tahu dulu donk ya, apa sih Ibu Profesional? Nah, keprofesionalan seorang Ibu menurut saya bukan bakat dari lahir yang istilahnya, kita bisa langsung mahir begitu aja. Keprofesionalan dalam jabatan IBU perlu diraih dengan belajar, dengan membaca, menggali ilmu, dan berupaya mempraktekan ilmu yang kita dapat di keluarga kita. Melalui Institut Ibu Profesional inilah kita diajak untuk memantaskan diri dan meningkatkan kualitas diri sehingga layak disematkan pada diri kita titel IBU PROFESIONAL. Tahapan-tahapan yang ...

(NHW #1) ADAB MENUNTUT ILMU - SISKA DEWI

Gambar
Pertama kali memasuki gerbang Institut Ibu Profesional sudah disambut dengan ilmu mengenai Adab Menuntut Ilmu. Menuntut ilmu kok perlu ada adabnya ya? ya donk, s eperti ketika kita ingin memasak, kita perlu mengetahui   apa saja yang perlu kita siapkan, do n don't  nya, bagaimana caranya dll..  Pun dengan menuntut ilmu, hendaknya memang kita perlu menyiapkan tubuh dan pikiran. Dan yang dikenalkan pertama kali di IIP ini adalah, gimana sih  adab menuntut ilmu, gimana sih  tata caranya, agar semua ilmu yang kita tuntut bisa terserap sempurna dan merasuk sukma sampai relung jiwa raga... tsaaah Setelah membaca seluruh materi dan ikut diskusinya, saya jadi tersadar, sepertinya poin tentang adab ini seringkali saya loncati setiap menuntut ilmu, terkadang saya lebih sering terburu-buru dan kurang fokus ketika belajar, rasanya ingin mengetahui semua hal, dan malah cenderung random ngga beraturan. Kebiasaan itu ternyata membuat saya seringkali lupa tentang ...

Melankolis?

Gambar
Suatu malam, Iggo dibacakan cerita online berbentuk video dari Youtube.... lengkap dengan musik yang mendayu-dayu... Kisah lama yang pasti pembaca pun sudah pernah baca.  Berikut kisahnya... Suatu ketika, seorang bayi siap dilahirkan ke dunia, menjelang dikeluarkan ke alam dunia, dia bertanya kepada Allah yang menciptakannya: Bayi : 'Ya Allah, para malaikat di sini mengatakan bahwa besok aku akan dilahirkan ke dunia. Tetapi, bagaimana caranya aku hidup di sana? Aku begitu kecil dan lemah.' Allah : 'Aku telah memilih satu malaikat untukmu. Ia akan selalu menjaga dan menyayangimu setiap saat.' Bayi : 'Apa yang dapat kulakukan kalau aku ingin berbicara padamu?' Allah : 'Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa.' Bayi : 'Aku mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan melindungiku Ya Allah?' Allah : 'Malaikatmu akan melindungimu dengan taruhan jiwa raganya.' Tetiba, Iggo yang lagi ...

Rumah itu Makhluk Hidup atau Benda Mati?

Gambar
Cerita berawal dari pertanyaan sederhana dari, Muhammad Rioiggo Asadfaiq (4y9m). Pertanyaan khas anak-anak, yang saya yakin, sangat menganggu pikirannya banget. Akhirnya sampai pada percakapan kurang lebih seperti di bawah ini.... 👦 Iggo, 👩 saya 👦 "Bun, kenapa rumah ngga bisa gerak Bun?" 👩 (jawaban standar) "Ya, karena rumah bukan makhluk hidup Go...." 👦 "emangnya rumah apa Bun?" 👩 (jawaban standar lagi) "ya benda mati Go, sama kaya meja, kursi, pintu...." percakapan berlanjut dengan tanya jawab mana benda mati dan mana makhluk hidup... tetiba muncul lagi pertanyaan dia... 👦 "tapi Bun, kok tv bisa hidup ya Bun?" 👩 "kalo kata Iggo, tv itu benda mati atau makhluk hidup?" (mulai sedikit waspada, mencoba hati-hati dengan mengajukan pertanyaan balik) 👦 "benda mati, tapi kenapa dia bisa gerak-gerak ya Bun? tv itu benda mati atau makhluk hidup sih Bun?" akhirnya percakapan berlanjut lagi dengan pen...

Gajah dan Jarum Emas

Gambar
Ayam Jago, Elang, dan Jarum Emas Siapa sih yang ngga tau Dongeng Anak tentang Ayam Jago, Elang dan Jarum Emas? Itu loh, fabel yang bercerita tentang persahabatan ayam dan elang. Karena ayam tidak bisa terbang, makanya ia selalu dikejar-kejar mangsa. Elang sebaliknya, ia selalu bisa menghindar dari kejaran mangsa, karena ia bisa terbang. Karena elang merasa kasihan kepada ayam yang selalu dikejar oleh mangsa, akhirnya elang memberikan tips rahasia bagaimana ia bisa terbang. Yaitu dengan menyulam sayapnya menggunakan jarum emas, jarum ajaib yang bisa membuat sayap elang bisa terbang, elang pun meminjamkannya pada ayam. Tanpa disengaja, jarum emas pemberian elang itu dihilangkan oleh ayam. Elang begitu kesal dan marah besar kepada ayam. Elang berjanji bahwa selamanya ia akan memusuhi ayam dan keturunannya. Setelah dongeng selesai diceritakan, Iggo sedikit mengerutkan keningnya dan berkomentar.... Kenapa elang harus marah besar gitu? Jarum emas itu kan,  sebenernya ...

Kesayangan

Gambar
Bila kuingat lelah Ayah Bunda Bunda piara piara akan daku sehingga aku besarlah Waktuku kecil hidupku amatlah senang senang dipangku dipangku dipeluknya serta dicium dicium dimanjakan namanya kesayangan Akhir-akhir ini  Iggo sering banget nyanyiin lagu Bunda Piara ini, dia paling hapal sama bait kedua yang bercerita tentang waktu kecil yang begitu bahagia, karena dipangku, dipeluk, dicium, dan dimanjakan oleh Ayah Bundanya. Rada sedikit bawa perasaan juga dengernya, melihat Iggo sekarang sudah pelan-pelan meninggalkan masa kecilnya. Akhirnya bertanya-tanya deh... Apakah kami khususnya saya, sudah memberinya masa kecil yang bahagia seperti di lagu itu? Apakah kami sudah meninggalkan kenangan yang indah untuk masa kecilnya? Apakah kelak saat ia dewasa, ia akan merindukan masa kecilnya yang sekarang?   

Aliran Rasa Pra-Matrikulasi Institute Ibu Profesional Depok

Gambar
Desember 2017 Akhirnya melirik lagi dunia Blogging. Sejenak mencoba berhitung berapa banyak blog yang dulu sempat dibuat tapi tidak pernah dirawat, daan ....ternyata sudah banyaaaak.... Hahaha Iseng buka lagi blognya, akhirnya bertemu dengan harta karun masa silam, yaitu draft novel yang ummh sepertinya sudah berusia 10 tahun. Novel pertama, dan semoga bukan yang terakhir... hehe Sudah sejak lama, saya memiliki minat (bukan bakat) dalam dunia tulis menulis. Sebelum menikah, fokus tulisan saya lebih banyak pada cerita humor garing yang ngga lucu. Sampai akhirnya, saya bosan sendiri karena ternyata blog saya hanya dipenuhi sarang laba-laba aja (saking sepinya). Kemudian beralihlah saya pada microblogging buatan Om Mark. Setelah dikaruniai seorang anak, saya gemar menyimpan segala macam memori mengenai anak saya, Rioiggo. Dimulai dari cerita Mamah Muda yang serba galau saat memiliki anak pertama, sampai ke cerita dilematis saat menjadi Working and Weekend Mom (WWM).  ...