Postingan

5 Cara Mengajarkan Anak Bersyukur

Bersyukur merupakan level tertinggi dari sebuah terimakasih. Jika terimakasih kita ucapkan untuk manusia, maka bersyukur ini kita panjatkan untuk Sang Maha Pencipta. Bisa dengan lisan maupun persaksian lahir dan batin atas segala hal yang telah Sang Maha takdirkan bagi kita. Mengajarkan anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang pandai bersyukur tentunya tidak instan. Ini merupakan sesuatu hal yang perlu dilatih, bisa dipelajari, dan menjadi kebiasaan hingga besar nanti. Bagaimana caranya? Bunda Iggo-Iggi punya beberapa cara yang selama ini telah diterapkan pada Iggo dan sedang on proses untuk Iggi. Simak pengalaman keluarga Iggo-Iggi berikut, 1. Mengenalkan bahwa kita ini mutlak milik Allah Selama ini kami menanamkan pada Iggo bahwa segala hal yang terjadi pada diri kita adalah murni skenario dari Allah. Hal baik dan buruk yang kita alami, itu sudah Allah takdirkan. Kesuksesan yang kita raih pun bukan mutlak atas usaha dan kerja keras kita. Begitu pun dengan kegagalan. Semuanya a...

5 Tanda Anak Siap Masuk Sekolah

Menentukan kapan mulai sekolah tentunya menjadi perkara yang membuat galau sebagian Mamak yang sudah memiliki anak usia 4 tahun ke atas. Anak usia ini memang sedang menunjukkan lonjakan kemampuan yang sangat pesat dibanding usia dibawahnya. Anak menjadi lebih kritis dan serba ingin tahu. Sebagian anak bahkan nampak sekali pelonjakan kemampuan akademiknya seperti sudah muncul minat membaca, menulis, dan berhitung. Seringkali para Mamak tergoda  untuk segera menyekolahkan anak, agar kemampuan akademiknya berkembang lebih pesat. Eits, tapi Mamak juga harus jeli loh, hati-hati, ternyata tidak hanya kemampuan akademik saja yang menjadi syarat anak siap masuk sekolah. Ada kemampuan lain yang perlu diperhatikan juga. Apakah itu? Berikut 5 tanda kesiapan anak masuk sekolah ala Bunda Iggo Iggi, 1. Anak sudah pandai berbahasa dan mampu mengungkapkan keinginannya Kemampuan berbahasa, minimal sudah mampu berbicara dengan lancar penting banget sebagai modal masuk sekolah. Kehidupan s...

Pendidikan Keluarga di 5 Negara

Gambar
Kita pasti sepakat bahwa keluarga merupakan pendidik utama dan pertama bagi seorang anak, karena pembelajaran mengenai kehidupan, terutama tentang etika dan moral, pertama kali diperoleh dari keluarga. Kualitas dan keharmonisan keluarga pun akan berpengaruh banyak pada tumbuh kembang sang anak. University of Warwick pernah melakukan penelitian pada 15.000 anak remaja dan dewasa muda, hasilnya adalah remaja yang bahagia cenderung akan meraih penghasilan yang lebih besar di usia dewasa. Kesimpulan dalam penelitian tersebut menekankan bahwa kebahagiaan anak-anak dan remaja adalah kunci keberhasilan mereka di masa depan. Hal ini juga menjadi alasan bahwa orang tua harus bisa menciptakan lingkungan rumah yang sehat secara emosional. Menyadari pentingnya keluarga dalam pendidikan, 5 negara berikut memasukkan program pendidikan keluarga dalam program nasionalnya, loh. Seperti apa ya bentuknya? 1. Finlandia Negara Finlandia terkenal dengan sisten pendidikannya. Keberhasilan pendidi...

KOMUNIKASI PRODUKTIF

Gambar
Nah, masuk kelas Bunda Sayang akhirnya harus melewati tantangan-tantangan juga loh. Bulan ini tentang Komunikasi Produktif. Tantangannya adalah setelah kita menyelesaikan materi tentang Komunikasi Produktif, selanjutnya adalah kita harus membuat tulisan tentang hasil komunikasi produktif kita dengan anggota keluarga. Menarik. Asli menarik. Dan tangangan ini akan berjalan sampai 10 hari, tambahan badge untuk peserta yang mampu menyelesaikan hingga 17 hari. Berikut sedikit rangkumannya. Hari ke-1 (Bunda kurang jelas berkomunikasi dengan Iggo, jadi pagi-pagi berdrama ria dulu) Hari ke-2 (Bunda banyak inhale exhale dan penuh kesabaran menghadapi ayah, Iggo dan si Calon dede bayi) Hari ke-3 (Ow ow... salah paham tentang uang receh) Hari ke-4 (Duuuh, Iggo lagi males mandi cyyiiin) Hari ke-5 (Nah nah... komunikasi 7 38 55 dengan Ayah Iggo yang berbuah bahagia.. yeee) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------...

[30DEM-DAY#16] Berry dan Musim Dingin

Gambar
pixabay.com Disuatu hutan hijau, tinggalah dua ekor beruang hitam bersaudara. Berry dan Yang. Mereka adalah dua beruang yang sejak kecil sudah ditinggalkan Ibunya, karena Ibunya telah ditangkap oleh pemburu di hutan. Mereka berdua hidup bersama dan saling melindungi. Setiap hari mereka selalu mencari ikan bersama, mencari mangsa bersama, bermain, dan tidur bersama. Mereka saling menjaga dan tidak terpisahkan. Hingga pada suatu hari, menjelang musim dingin, Berry merasa harus mengumpulkan makanan lebih banyak lagi. Padahal cuaca mulai dingin, tapi Berry terus saja ke sungai untuk mencari ikan. Di suhu yang dingin, kedua beruang itu memang sangat cepat lapar. Apapun makanan yang ia peroleh, akan cepat habis. Namun Berry berinisiatif untuk menyimpan sebagian ikan buruannya. Ia khawatir cuaca semakin dingin, sedangkan ia tidak bisa berburu lagi. "Kenapa kamu tidak menghabiskan makananmu Berry?" tanya Yang. "Aku takut besok cuaca di hutan semakin dingin...

[30DEM-DAY#15] Pupus Kanopus yang Sayang Adiknya

Gambar
photo by : pixabay.com Pupus adalah kucing lucu berwarna biru putih yang mempunyai seorang adik yang bernama Pinky. Mereka lahir di hari yang sama. Hanya saja Pupus lahir lebih dulu beberapa menit sebelum Pinky. Selama ini Pupus sangatlah jahil kepada Pinky, setiap kali Pinky sedang makan ikan, Pupus selalu mengambilnya. Pinky kesal sekali pada Kakaknya, karena selalu saja mengganggunya. Pernah juga saat Pinky sedang tidur, Pupus jahil lagi, ia menggeser-geser tubuh Pinky yang lebih kecil dari Pupus, hingga Pinky tidak kebagian tempat tidur lagi. Akhirnya Pinky menangis, dan mengadu pada Mama Miaw. "Mama Miaaawww, Kaka Pupus selalu jahil pada Pinky, Mama Miauw... Pinky jadi tidak kebagian tempat tidur..." ujar Pinky sedih. Mama Miaw biasanya akan memanggil Pupus dan menegurnya. Di depan Mama Miaw, Pupus selalu mengangguk-angguk mengerti. Tapi saat Mama Miaw pergi, Pupus kembali jahil pada Pinky. Di siang hari saat Pinky sedang bermain bola pun, Pupus berulah ...

[30DEM-DAY14] Endog-endogan

Gambar
https://budayajawa.id/endog-endogan-jawa-barat/ Sebelum tidur, Bunda mengajak Iggo bernostalgia dengan permainan tradisional yang sering Bunda mainkan waktu kecil. Bunda mencontohkan kepada Iggo untuk menggenggam tangannya, dan menumpukkannya di atas tangan Bunda. Bunda pun menyanyikan lagu tradisional Endog-endogan peupeus hiji, prek Endog-endogan peupeus hiji, prek . . . Goleyang, goleyang mata sapi bolotooooottt Iggo mengikuti dengan antusias, saat kata prek  tangan pemain yang berada paling bawah terbuka seperti telor yang pecah. Satu per satu telor pun pecah, dan semua telapak tangan sudah terbuka. Diakhir lagu, saat kata bolotooot , semua pemain memegang matanya masing-masing sambil membuka mata lebar-lebar. Iggo senang, dan mengulang terus menerus permainan ini dengan gembira. Permainan tradisional ini adalah permainan yang berasal dari Suku Sunda. Permainan ini harus dilakukan dengan banyak orang, kalau kita hanya bermain sendiri, tidak akan seru. Kita jug...